BRMS Kantongi Pinjaman Rp8 Triliun, Siap Genjot Tambang Emas Palu dan Eksplorasi Tembaga di Gorontalo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) akan segera mengumumkan fasilitas pendanaan jumbo senilai sekitar US$500 juta atau setara Rp8 triliun (asumsi Rp16.000/US$). Dana segar i...

BRMS Kantongi Pinjaman Rp8 Triliun, Siap Genjot Tambang Emas Palu dan Eksplorasi Tembaga di Gorontalo
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) akan segera mengumumkan fasilitas pendanaan jumbo senilai sekitar US$500 juta atau setara Rp8 triliun (asumsi Rp16.000/US$). Dana segar ini diperoleh dari konsorsium perbankan yang kemungkinan besar melibatkan Bangkok Bank, Bank Permata, hingga BCA.

Hal itu disampaikan Direktur BRMS, Herwin Wahyu Hidayat, dalam acara emiten corner Reliance Sekuritas yang digelar secara daring pada Rabu (13/8/2025).

โ€œDi akhir bulan ini, awal bulan depan kita akan umumkan. Kita akan dapat mungkin fasilitas pendanaan, jumlahnya sekitar 500 juta dolar. Itu dari konsorsium ya. Ya kalau grup paling bisa nebak lah, nggak jauh-jauh ya, mungkin Bangkok Bank, Bank Permata, BCA dan lain-lain,โ€ kata Herwin.

Herwin menjelaskan sebagian besar dana akan dipakai untuk dua proyek utama. Sekitar US$200 juta akan diarahkan untuk menyelesaikan tambang emas bawah tanah di Palu, Sulawesi Tengah hingga tuntas pada 2027. Tambang ini ditargetkan beroperasi dengan kandungan emas lebih tinggi, mencapai 4,9 gram per ton. Selain itu, dana juga akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas pabrik dari 500 ton bijih per hari menjadi 2.000 ton.

Sementara sekitar US$100 juta akan digelontorkan untuk pemboran masif di Gorontalo. Program ini bertujuan memperbesar cadangan tembaga dan memastikan jenis mineralnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: