Bursa Eropa Naik! Kabar Baik dari Inggris dan China Bikin Investor Optimistis
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa Saham Eropa ditutup menguat pada penutupan perdagangan hari Jumat (11/10/2024) waktu setempat. Meskipun sempat mengalami fluktuasi, mayoritas indeks utama di Eropa berha...
Di Prancis, perhatian investor tertuju pada anggaran baru yang mencakup kenaikan pajak dan pemotongan belanja senilai 60 miliar euro, setara dengan US$65,6 miliar. Meski dirancang untuk mengatasi defisit besar, para analis memperingatkan bahwa langkah ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi Prancis. "Ada kekhawatiran peringkat utang Prancis bisa terancam," kata salah satu analis.
Namun, berbeda dengan Eropa, pasar Asia, terutama China, justru melemah. Saham-saham di China mengalami penurunan menjelang pengumuman Kementerian Keuangan China yang dijadwalkan pada hari Sabtu. Beijing diprediksi akan meluncurkan paket stimulus baru untuk mendongkrak ekonomi yang tengah lesu. "Ini adalah saat krusial bagi China. Diharapkan pemerintah akan mengambil langkah besar untuk mengembalikan momentum ekonominya," kata seorang analis pasar.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...