Bursa Saham Eropa Ditutup Melemah, Sektor Teknologi Pimpin Penurunan; ASML Turun 4%"
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa melemah pada penutupan perdagangan Senin (10/3/2025) waktu setempat. Saham teknologi jadi sektor yang paling terpukul setelah mengalami aksi jual besar-besar...
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa melemah pada penutupan perdagangan Senin (10/3/2025) waktu setempat. Saham teknologi jadi sektor yang paling terpukul setelah mengalami aksi jual besar-besaran.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600, yang mencakup saham-saham di seluruh Eropa ditutup melemah 1,4%. Saham teknologi di kawasan ini anjlok 3,1% pada pukul 16.16 waktu London. ASML, raksasa semikonduktor Belanda, merosot 4% di tengah kekhawatiran terhadap dampak kebijakan tarif Amerika Serikat.
Indeks DAX Jerman terpangkas 1,8% setelah data ekspor sementara menunjukkan penurunan. Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis dan FTSE 100 Inggris sama-sama melemah 0,9%.
Kekhawatiran soal kebijakan tarif di AS memicu aksi jual saham teknologi. Investor cemas terhadap dampak kebijakan ini terhadap prospek ekonomi global.
Di sisi lain, saham sektor otomotif justru naik. Porsche dan Stellantis mendorong indeks sektor ini menguat 1,24% di tengah optimisme investor terhadap prospek industri kendaraan di Eropa.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...