Bursa Saham Eropa Kompak Naik, Tapi Kenapa FTSE 100 Malah Anjlok Usai Kesepakatan Dagang AS-Inggris?
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa kompak menguat pada penutupan perdagangan Kamis (8/5/2025) waktu setempat. Kabar soal kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Inggris mendorong sentime...
Komite Kebijakan Moneter Bank of England memutuskan pemangkasan suku bunga ini dengan suara mayoritas 5 banding 4. Dua anggota mendukung pemangkasan 50 basis poin, sementara dua lainnya ingin mempertahankan suku bunga.
Di sisi lain, nilai tukar poundsterling menguat tipis terhadap euro dan dolar AS.
Sementara itu, Uni Eropa mengumumkan sedang bersiap menggugat Amerika Serikat ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait kebijakan tarif era pemerintahan Presiden Donald Trump.
UE juga membuka konsultasi publik terkait daftar impor asal AS senilai 95 miliar euro (setara US$107,5 miliar) yang bisa dikenakan tarif balasan.
Kondisi ini menambah ketidakpastian global, terutama setelah bank sentral Swedia, Riksbank, memilih menahan suku bunga acuannya. Riksbank menyatakan ketidakpastian ekonomi global masih tinggi akibat kebijakan dagang AS.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...