Bursa Saham Eropa Kompak Naik, Tapi Kenapa FTSE 100 Malah Anjlok Usai Kesepakatan Dagang AS-Inggris?
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa kompak menguat pada penutupan perdagangan Kamis (8/5/2025) waktu setempat. Kabar soal kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Inggris mendorong sentime...
Dari sisi Amerika Serikat, bank sentral Federal Reserve baru saja mengumumkan tidak mengubah suku bunga acuannya. The Fed tetap mempertahankan kisaran suku bunga antara 4,25% hingga 4,5%.
Keputusan The Fed ini sejalan dengan ekspektasi pasar, meski bank sentral itu menyuarakan kekhawatiran terhadap risiko inflasi dan pengangguran.
Indeks saham lainnya di Eropa juga ditutup menguat. Indeks AEX Belanda naik 0,66% ke 901,9, indeks OMXS30 Swedia naik 0,72% ke 2.449,2, dan indeks HEX Finlandia menguat 0,22% ke 10.152,16.
Namun, beberapa indeks mencatatkan penurunan seperti BEL 20 Belgia yang turun 1,25% ke 4.359,02 dan SMI Swiss yang melemah 0,43% ke 12.061,72. OMXC25 Denmark juga terkoreksi tipis 0,24% ke level 1.668,07.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...