Bursa Saham Wall Street Ditutup Melemah
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa saham Wall Street ditutup melemah pada penutupan perdagangan hari Senin (29/8) waktu setempat. Pelemahan Wall Street ini menyusul sikap para pelaku pasar yang mencermat...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa saham Wall Street ditutup melemah pada penutupan perdagangan hari Senin (29/8) waktu setempat. Pelemahan Wall Street ini menyusul sikap para pelaku pasar yang mencermati rencana langkah The Fed. Bank Sentral negeri Paman Sam tersebut masih agresif dalam menaikkan suku bunga. Tujuannya adalah untuk menekan inflasi hingga benar-benar melandai.
Namun, kebijakan The Fed terkait suku bunga ini memicu kekhawatiran para pelaku pasar. Agresifitas The Fed menaikan suku bunga dikhawatirkan akan memperlambat pemulihan ekonomi AS.
Kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup melemah 0,57%. Hal yang sama juga terjadi dengan S&P 500 dimana mengalami koreksi 0,67%. Sementara indeks Nasdaq mengalami penurunan sebesar 1,02%.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas