Direktur AKPI Henry Liem Divestasi 350 Ribu Saham Perusahaan Sendiri, Ini Tujuannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Henry Liem, Direktur Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual sebanyak 350.000 lembar sahamnya dalam perusahaan kemasaan ini pada ...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Henry Liem, Direktur Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual sebanyak 350.000 lembar sahamnya dalam perusahaan kemasaan ini pada 11 dan 12 Juni 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 15 Juni 2026, Henry Liem menjual saham AKPI pada kisaran harga Rp470-Rp474 per lembar sehingga mengantongi dana Rp165 juta.
Tujuan HenryLiem menjual saham AKPI adalah merealisasikan keuntungan investasi dengan status kepemilikan saham langsung. Pasca transaksi tersebut, kepemilikan Henry Liem atas saham AKPI turun menjadi 12.927.659 unit atau 2,1115% dari sebelumnya sebanyak 13.277.659 unit atau setara 2,1687%.
Hingga pukul 10.55 WIB perdagangan sesi I, Senin 15 Juni 2026, saham AKPI tercatat turun 4,55% menjadi Rp482 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp505 per unit. Selama periode sepekan, saham AKPI naik 9,78%. Jika dibandingkan antara harga 12 Mei 2026 sebesar Rp530 terhadap penutupan Jumat pekan lalu, maka saham industri kemasan plastic ini telah turun 4,71%.
Seperti diketahui, AKPI saat ini tengah membangun pabrik fasilitas Biaxially Oriented Polyethylene Terephthalate (BOPET) berkapasitas 62.000 ton per tahun dengan nilai investasi mencapai US$100 juta ataat sekitar Rp1,67 triliun. Selain itu, Perseroan juga membangun mesin Cast Polypropylene (CPP) untuk mendukung pengembangan kemasan berkelanjutan.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...