Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
Selain itu, perseroan mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
Terkait aksi korporasi, MAIN memastikan belum memiliki rencana dalam waktu dekat, termasuk aksi yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dalam tiga bulan mendatang.
"Perseroan belum memiliki rencana melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat atas pencatatan saham Perseroan di Bursa."
Perseroan juga menegaskan tidak ada informasi penting lainnya yang belum diungkapkan kepada publik dan dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha.
Di sisi lain, Malindo Feedmill menyampaikan pemegang saham utama juga belum memiliki rencana terkait perubahan kepemilikan sahamnya di perseroan. "Tidak Ada Rencana pemegang saham utama terkait dengan kepemilikan sahamnya di Perseroan."
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Mark Dynamics Indonesia (MARK) Tebar Dividen Interim Rp76 Miliar, Simak Jadwal C...
- Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Mark Dynamics Indonesia (MARK) Tebar Dividen Interim Rp76 Miliar, Simak Jadwal C...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...