Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel membukukan laba bersih Rp1,11 triliun pada Semester I-2026. Perolehan ini tumbuh 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 (Year on Year/YoY).
Berdasarkan laporan kinerja paruh pertama 2026, pertumbuhan laba ini ditopang oleh efisiensi operasional dan disiplin pengelolaan biaya. Perseroan mencatat Net Profit Margin sebesar 23,7%.
Pendapatan Mitratel hingga Juni 2026 mencapai Rp4,69 triliun. Angka tersebut meningkat 2,1% secara tahunan. Bisnis penyewaan menara menjadi kontributor utama dengan andil 81,7% terhadap total pendapatan.
Selain menara, bisnis fiber menunjukkan pertumbuhan kuat sebagai mesin baru perusahaan. Mitratel juga mencetak EBITDA senilai Rp3,89 triliun, naik 0,8% YoY. Adapun EBITDA Margin terjaga pada level tinggi sebesar 82,9%.
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menjelaskan pencapaian ini merupakan hasil strategi transformasi yang konsisten. Langkah tersebut selaras dengan arah transformasi Danantara dan Telkom Group untuk memperkuat daya saing di sektor infrastruktur digital.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...