Harga Emas Naik Tipis, Laporan Pekerjaan AS Buka Peluang Suku Bunga Turun!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas naik tipis pada penutupan perdagangan Jumat (6/12/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (7/12/2024) WIB. Kenaikan ini didorong oleh laporan terbaru yang menunjukkan...
Setelah laporan tersebut, dolar AS dan imbal hasil Treasury AS turun. Hal ini semakin meningkatkan harapan pasar akan ada penurunan suku bunga, yang turut mendukung reli harga emas sepanjang tahun ini.
Penurunan suku bunga membuat emas yang tidak menghasilkan bunga lebih menarik bagi investor. Saat ini, pasar melihat ada 91% kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed bulan Desember. Sebelumnya, kemungkinan ini hanya sebesar 72%.
“Laporan ini termasuk dalam kategori ‘Goldilocks’, yang berarti datanya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Ini membuka jalan bagi The Fed untuk melanjutkan rencananya menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember,” ungkap Jim Wyckoff, analis pasar senior di Kitco Metals.
Namun, harga logam mulia lainnya tidak mengikuti tren emas. Harga perak spot turun 0.7% menjadi US$ 31.13 per ons, meskipun mengalami penguatan dalam sepekan terakhir. Begitu juga dengan harga platinum yang turun 0.6% menjadi US$ 932.30, sementara harga palladium sedikit menguat 0.2% menjadi US$ 965.00. Kedua logam ini diperkirakan akan mencatatkan kerugian mingguan kedua berturut-turut.
- 1
- 2
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia