Harga Meroket, BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham UANG dan TNCA!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Pakuan Tbk. (UANG) dan PT Trimuda Nuansa Citra Tbk. (TNCA) pada Senin, (2/9/2024)....
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Pakuan Tbk. (UANG) dan PT Trimuda Nuansa Citra Tbk. (TNCA) pada Senin, (2/9/2024). Langkah ini diambil karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada kedua saham tersebut.
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menjelaskan bahwa penghentian sementara perdagangan ini dilakukan untuk memberikan waktu yang cukup bagi para investor. Tujuannya adalah agar pelaku pasar bisa mempertimbangkan dengan matang informasi yang ada sebelum mengambil keputusan investasi di saham UANG dan TNCA.
Penghentian sementara perdagangan saham UANG dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. BEI menegaskan, keputusan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan bagi investor agar mereka memiliki waktu yang cukup untuk menganalisis informasi yang tersedia.
Sementara itu, saham TNCA juga mengalami hal serupa. Suspensi terhadap saham TNCA diberlakukan mulai sesi I perdagangan tanggal 2 September 2024 dan akan berlangsung hingga ada pengumuman lebih lanjut dari BEI.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan," ujar Yulianto, dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Senin (2/9/2024).
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten