Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
Selain itu, perjanjian ini menuntut penghentian total ancaman nuklir dari pihak Iran.
Sebelumnya, Trump sempat mempertimbangkan serangan susulan ke Iran. Hal ini dipicu oleh pudarnya harapan penyelesaian diplomatik atas konflik yang sudah pecah sejak 28 Februari lalu. Namun, pernyataan terbaru ini memberikan angin segar bagi stabilitas pasokan energi dunia.
Pemerintah Iran memberikan respons hati-hati terhadap pengumuman Trump tersebut.
Pejabat pertahanan mereka menyatakan tetap waspada meski ada sinyal perdamaian.
“Meskipun pernyataan musuh baru-baru ini adalah bagian dari kampanye perang psikologis dan kognitif, kami menganggap setiap ancaman itu nyata dan menanggapi dengan serius,” ujar Seyyed Majid Ibn Al-Reza, Plt Menteri Pertahanan Iran dalam unggahan di media sosial X.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...