Harga Teoretis Saham PANI Resmi Diturunkan Jadi Rp13.850 Mulai Besok, Cek Hitungannya di Sini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —– Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menetapkan harga teoretis untuk saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Penetapan harga baru ini dilakukan sehubungan dengan aksi korpor...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —– Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menetapkan harga teoretis untuk saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Penetapan harga baru ini dilakukan sehubungan dengan aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., mengumumkan hal tersebut melalui surat resmi pada Senin (8/12/2025). Penyesuaian ini berpedoman pada Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Pengumuman ini menjadi panduan bagi para investor untuk perdagangan esok hari.
Harga saham PANI pada saat akhir periode Cum di Pasar Reguler tercatat di level Rp 13.900 per saham pada tanggal 8 Desember 2025.
BEI kemudian melakukan perhitungan penyesuaian harga. Penyesuaian ini mempertimbangkan rasio saham lama dan harga pelaksanaan saham baru.
Rasio HMETD PANI ditetapkan sebesar 50.831 banding 3.646. Artinya, setiap pemegang 50.831 saham lama PANI memiliki hak untuk membeli 3.646 saham baru.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...