IHSG Dibuka Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Bos Sucor: Dampaknya Berpotensi Jangka Pendek

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (27/7/2026) di tengah sentimen pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Hingga p...

IHSG Dibuka Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Bos Sucor: Dampaknya Berpotensi Jangka Pendek
Bacakan Artikel

"Dalam jangka pendek, sentimen ini berpotensi memicu volatilitas pada rupiah, pasar obligasi, dan IHSG karena investor akan mencermati kesinambungan arah kebijakan Bank Indonesia serta independensi bank sentral. Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti telah ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara sehingga diharapkan transisi kebijakan tetap berjalan dengan baik," ujarnya.

Di sisi lain, Bernadus menilai sentimen global justru lebih kondusif. Meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran telah mendorong harga minyak dunia turun cukup tajam.

"Penurunan harga energi ini dapat mengurangi tekanan inflasi global, memperbaiki sentimen aset berisiko, dan menjadi faktor positif bagi negara pengimpor minyak seperti Indonesia," ucapnya.

Bernadus melihat pasar saat ini berada di antara dua sentimen yang saling berlawanan. Dari dalam negeri, pengunduran diri Gubernur BI berpotensi menjadi tekanan jangka pendek akibat meningkatnya ketidakpastian. Sementara dari luar negeri, meredanya tensi geopolitik dan turunnya harga minyak dapat membantu membatasi pelemahan IHSG.

"Selama pemerintah mampu memberikan kepastian mengenai kepemimpinan Bank Indonesia dan menjaga kredibilitas kebijakan moneter, saya memandang dampak negatif terhadap IHSG lebih bersifat jangka pendek. Selanjutnya, arah IHSG akan kembali ditentukan oleh fundamental ekonomi, pergerakan rupiah, arus dana asing, serta kinerja emiten pada musim laporan keuangan kuartal II," katanya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: