Kawal Amanat UU P2SK, OJK Resmi Bentuk Satgas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Pada Juli 2026, Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3% akibat perang yang berkepanjangan. Meski demikian, perkembangan investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dinilai menjadi upside risk yang dapat menyeimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi global.
Selain itu, Amerika Serikat juga menerapkan kebijakan tarif baru terhadap 60 negara mitra dagang sebagai pengganti tarif sementara yang berakhir pada 24 Juli 2024. Kenaikan tekanan di pasar energi global dan penerapan tarif baru membuat premi risiko global tetap tinggi serta berpotensi memicu berlanjutnya volatilitas harga komoditas.
Kiki menjelaskan indikator ekonomi global masih menunjukkan perbedaan kinerja antarnegara. Aktivitas manufaktur di negara maju mengalami perbaikan yang lebih kuat, sedangkan pertumbuhan manufaktur di negara berkembang masih terbatas.
Di Amerika Serikat, inflasi mulai termoderasi dengan aktivitas ekonomi yang relatif stabil. Sementara di Tiongkok, pertumbuhan ekonomi kuartal II menjadi yang terendah sejak akhir 2022. Konsumsi dan investasi swasta masih lemah, sedangkan ekspor tetap menjadi penopang utama pertumbuhan. Di Eropa dan Inggris, inflasi juga terus menunjukkan tren penurunan.
Pasar keuangan global bergerak bervariasi di tengah meningkatnya kembali konflik di Timur Tengah. Arus keluar dana investor asing (outflow) dari pasar keuangan global masih terjadi, meski intensitasnya mulai menunjukkan moderasi.
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...