Kinerja Solid, Pendapatan dan Laba Charnic Capital (NICK) Melonjak Ribuan Persen pada 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Charnic Capital Tbk (NICK) mencatat kinerja keuangan solid pada sepanjang tahun 2025. Pendapatan dan laba emiten investasi dan pengelolaan properti ini kompak tumbuh. Pencap...
NICK mencatatkan beban pokok pendapatan sebesar Rp7,04 miliar pada 2025, dari tahun sebelumnya tidak ada beban pokok. Namun, laba kotor emiten di bidang investasi dan pengelolaan properti itu melejit 1.502% menjadi Rp103,09 miliar pada 2025, dibanding Rp6,43 miliar pada tahun 2024.
Setelah dikurangi beban usaha, perusahaan di bidang investasi dan pengelolaan properti tersebut membukukan laba usaha sebesar Rp99,02 miliar pada 2025. Pencapain ini melesat 3.698% jika dibandingkan Rp2,61 miliar pada tahun 2024.
Total aset NICK pada 2025 mencapai Rp314,43 miliar, naik 52,92% dari Rp205,61 miliar pada 2024. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan pada tahun 2025, masing-masing sebesar Rp2,91 miliar dan Rp311,52 miliar. (konrad)
- 1
- 2
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten