Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, melepas sebanyak 652 ribu saham perseroan melalui transaksi penjualan di Bursa Efek Indonesia atau BEI pada 4 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rabu, 5 Agustus 2026, transaksi dilakukan dalam tiga tahap di pasar reguler.
Henry Liem menjual 250 ribu saham pada harga Rp500 per saham. Selanjutnya, dia melepas 200 ribu saham di harga Rp510 per saham dan sebanyak 202 ribu saham seharga Rp505 per saham.
Dengan transaksi tersebut, jumlah saham yang dimiliki Henry Liem berkurang dari 12.133.159 saham atau setara 1,9817% menjadi 11.481.159 saham atau 1,8752% dari total saham yang diterbitkan perseroan. Seluruh transaksi untuk tujuan jual saham dan` kepemilikan langsung.
Dalam laporan yang disampaikan kepada OJK, Henry Liem menyatakan, "Saya bertanggung jawab penuh atas kebenaran, keakuratan, kelengkapan, dan keabsahan seluruh data, informasi, keterangan, dan/atau dokumen yang saya sampaikan melalui layanan pelaporan."
- OJK Terbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026, Atur Pelaporan Transaksi Pinjaman Daring...
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas K...
- Jumlah Pemegang Saham BUKA Turun 1.033 Akun pada Juli 2026, Free Float Ikut Meny...
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- OJK Terbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026, Atur Pelaporan Transaksi Pinjaman Daring...
- Jumlah Pemegang Saham BUKA Turun 1.033 Akun pada Juli 2026, Free Float Ikut Meny...
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas K...
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...