Kredit Hijau BRI Sentuh Rp789,6 Triliun di Semester Pertama 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat portofolio kredit Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) terbesar di Indonesia pada semester pertama 2024. Hingga...
Sementara itu, Senyum, layanan keuangan yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM, juga menunjukkan pertumbuhan pesat. Hingga Juni 2024, terdapat 1.018 gerai Senyum dengan total nasabah mencapai 35,6 juta.
BRI terus mendukung UMKM melalui berbagai program pemberdayaan. Sunarso mengungkapkan, BRI telah meluncurkan program-program seperti 3.178 Desa Brilian, 54 rumah BUMN, lebih dari 437 ribu pelaku UMKM, dan 13 ribu pelatihan. Selain itu, BRI juga menjalankan program KlasterKuhidupku yang melibatkan 30.180 klaster usaha di seluruh Indonesia. Klaster-klaster ini telah mendapatkan 1.472 pelatihan dan literasi serta 2.184 bantuan sarana dan prasarana produktif.
- 1
- 2
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas