Laba Bank Neo Commerce Meroket 73 Kali Lipat Jadi Rp 517 Miliar
JAKARTA – PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) atau BNC mencatatkan kinerja keuangan yang sangat mengesankan menjelang tutup tahun 2025. Bank digital ini berhasil membukukan total laba senilai Rp 517,20 mi...
STOCKWATCH.ID JAKARTA – PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) atau BNC mencatatkan kinerja keuangan yang sangat mengesankan menjelang tutup tahun 2025. Bank digital ini berhasil membukukan total laba senilai Rp 517,20 miliar hingga Oktober 2025. Angka tersebut melonjak drastis hingga 73 kali lipat jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,95 miliar.
Pencapaian laba ini mencerminkan operasional perbankan yang semakin matang. Perseroan juga sukses menjaga kualitas aset secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan dalam paparan Public Expose 2025 di Jakarta Selatan, Senin (16/12/2025).
Total aset BNC tercatat mencapai Rp 18,49 triliun per Oktober 2025. Nilai ini tumbuh 3,01% secara tahunan (YoY) dari posisi Oktober 2024 sebesar Rp 17,95 triliun. Modal inti perusahaan juga semakin kuat di angka Rp 4,00 triliun. Modal inti ini naik signifikan sebesar 20,06% YoY dibandingkan tahun lalu yang tercatat Rp 3,33 triliun.
Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono memberikan penjelasan mengenai capaian tersebut. Ia menyebut hasil ini buah dari strategi disiplin perusahaan.
“Kinerja positif hingga Oktober 2025 hasil dari pengendalian risiko yang disiplin, pengelolaan operasional yang makin baik, serta inovasi layanan yang terus kami perluas. Pencapaian ini menegaskan bahwa transformasi digital BNC telah memasuki fase yang mencerminkan fondasi yang lebih stabil dan berkelanjutan untuk pertumbuhan bisnis Perseroan,” ujar Eri.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...