Misbakhun Ungkap Alasan S&P Pertahankan Outlook Stabil RI di Tengah Isu Patriot Bond
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan sejumlah faktor yang membuat lembaga pemeringkat global Standard & Poor's (S&P) tetap mempertahankan outlook...
"Orang pasti melalui asset management, sekuritas, bond broker dan sebagainya. Dan masing-masing di antara mereka punya KYC-nya," ujar Misbakhun.
Menurut dia, seluruh ekosistem keuangan telah memiliki sistem pengawasan tersendiri sehingga narasi yang mengaitkan Patriot Bond dengan praktik pencucian uang tidak tepat.
"Kita serahkan kepada ekosistem yang kita bangun. Ketika otoritas memberikan confidence kepada ekosistem untuk bekerja sesuai sistem yang ada, kok responsnya seperti ini," katanya.
Misbakhun menilai keberadaan Patriot Bond merupakan upaya pemerintah memberikan insentif kepada pelaku sektor keuangan untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional.
"Kita perlu memberikan insentif. Karena Patriot Bond, Merah Putih Bond, it is the nationalism call kepada sektor keuangan," ujarnya.
Terkait rasio pembayaran bunga utang atau debt service ratio yang sempat menjadi perhatian S&P, Misbakhun mengakui Indonesia masih menghadapi persoalan struktural, terutama dari sisi rasio pajak.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026