Misbakhun Ungkap Alasan S&P Pertahankan Outlook Stabil RI di Tengah Isu Patriot Bond
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan sejumlah faktor yang membuat lembaga pemeringkat global Standard & Poor's (S&P) tetap mempertahankan outlook...
"Memang kita ada persoalan yang fundamental di dalam tax ratio kita. Tax ratio kita the lowest di antara negara G20," kata Misbakhun.
Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat fundamental ekonomi nasional dan menjaga kepercayaan pasar.
Misbakhun juga mengungkapkan salah satu pertanyaan utama yang disampaikan S&P saat pertemuan dengan delegasi Indonesia adalah terkait kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak.
"Waktu kita di S&P, mereka pertanyaannya satu.ย Kenapa Indonesia enggak menaikkan harga minyak?" ujarnya.
Menurut Misbakhun, pemerintah menjelaskan yang dipertahankan adalah harga bahan bakar bersubsidi guna menjaga daya beli masyarakat.
"Kita sampaikan yang tidak kita naikkan itu adalah minyak yang bersubsidi. Karena kalau kita mengorbankan harga minyak itu, kita akan memberikan pukulan yang sangat besar kepada daya beli masyarakat," kata Misbakhun.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem