Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi dan Sukuk Wijaya Karya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat sejumlah utang Obligasi dan Sukuk Mudharabah emiten BUMN karya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). Pefindo mere...
Pada rilisnya, demikian Mahendra, Pefindo juga menyampaikan, peringkat dapat direvisi naik menjadi outlook stabil jika Perseroan secara signifikan dapat meningkatkan kinerja bisnis dan indikator keuangan. Outlook stabil juga dapat diberikan jika WIKA dapat menghasilkan arus kas yang lebih kuat secara berkelanjutan.
Terkait kewajiban Perseroan kepada para pemegang surat utang, hingga saat ini Perseroan masih mampu memenuhi kewajibannya. “Perseroan telah membayar kewajiban kupon untuk Obligasi dan Sukuk Mudharabah II tahap II Tahun 2022 pada 16 Mei 2023 sebesar Rp46,5 miliar,” katanya.
Menurut data StockWatch, Selasa (6/6) hingga pukul 10.55 WIB, harga saham WIKA di Pasar Reguler naik 15,23% menjadi Rp454, dari sehari sebelumnya Rp394 per saham. Hingga waktu tersebut, frenkeuansi transaksi mencapai 7.077 kali dengan total volume 74,306 juta saham senilai Rp32,70 miliar.
- 1
- 2
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten