Pendapatan dan Laba Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Kompak Tumbuh di Semester I 2025, Ini Segmen Utamanya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 berhasil membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp285,85 miliar (Rp16,93 per saham) pada semes...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 berhasil membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp285,85 miliar (Rp16,93 per saham) pada semester I 2025. Hasil ini naik 0,34% dibandingkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp284,87 miliar (Rp18,23 per saham) di periode yang sama tahun 2024.
Menurut laporan keuangan PANI per Juni 2025 ke Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (19/8/2025), pendapatan bersih PANI meningkat 22,2% dari Rp1,35 triliun di semester I 2024 menjadi Rp1,65 triliun.
Adapun pendapatan bersih Perseroan berasal dari segmen penjualan tanah dan bangunan sebesar Rp1,62 triliun per Juni 2025, naik dari Rp1,32 triliun per Juni 2024. Pendapatan sewa naik dari Rp346,51 juta menjadi Rp448,34 juta. Sedangkan pendapatan lainnya turun dari Rp30,69 miliar menjadi Rp25,40 miliar per Juni 2025.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...