Sempat Disuspensi karena Melonjak Tajam, Saham LFLO Kembali Dibuka BEI!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) setelah sempat disuspensi selama satu hari. Pande Made Kusuma Ari A., Ke...
Ia menambahkan, suspensi ini bertujuan memberi waktu yang cukup bagi investor agar bisa mempertimbangkan dengan matang sebelum mengambil keputusan.
BEI juga mengingatkan agar investor selalu mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan emiten. “Para pihak yang berkepentingan agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan,” tegas Yulianto.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 16 Mei 2025, saham LFLO tercatat menguat. Harganya naik Rp6 atau setara 2,91% ke posisi Rp212 per saham. Volume transaksi mencapai 40.700 saham. Nilai transaksinya tembus Rp8,27 miliar. Saham LFLO tercatat diperdagangkan sebanyak 27 kali dalam sehari.
- 1
- 2
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten