Siap IPO, Calon Emiten JELI Pamer Kenaikan Laba Bersih 235,5% Sepanjang 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Niramas Utama Tbk atau INACO bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di industri makanan penutup ini berencana melepas maksimal 350 juta s...
Penjualan perseroan masih didominasi oleh pasar lokal yang menyumbang Rp737,31 miliar. Sementara itu, pasar ekspor memberikan kontribusi sebesar Rp15,73 miliar. Penurunan pendapatan ini disengaja oleh manajemen untuk memperkuat rencana strategis perusahaan.
"Penurunan ini disebabkan oleh penurunan volume penjualan atas produk yang kurang profitable dalam rangka konsolidasi Grup untuk memantapkan rencana strategis Grup," tulis manajemen INACO dalam dokumen tersebut.
Lonjakan laba bersih ini didorong oleh keberhasilan perusahaan menekan beban pokok pendapatan. Biaya produksi turun 12,58% menjadi Rp462,27 miliar pada 2025 dari sebelumnya Rp528,82 miliar. Hal ini membuat laba bruto perusahaan naik 12,01% menjadi Rp290,77 miliar.
Penurunan beban ini dipicu oleh harga bahan baku utama yang lebih murah di pasar dunia selama tahun 2025. Selain itu, manajemen melakukan negosiasi intens agar mendapatkan harga bahan baku yang efisien. Perusahaan juga menaikkan harga jual produk sejak akhir 2024 untuk menjaga margin.
Dari sisi biaya operasional, beban penjualan tercatat sedikit naik menjadi Rp169,80 miliar dari Rp165,13 miliar. Namun, beban umum dan administrasi berhasil dipangkas menjadi Rp54,78 miliar. Beban keuangan juga menyusut menjadi Rp15,64 miliar berkat negosiasi penurunan suku bunga dengan pihak bank.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...