Siap IPO, Calon Emiten JELI Pamer Kenaikan Laba Bersih 235,5% Sepanjang 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Niramas Utama Tbk atau INACO bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di industri makanan penutup ini berencana melepas maksimal 350 juta s...
JELI adalah pionir di industri makanan penutup sejak tahun 1990. Perusahaan ini merupakan pemimpin pasar di segmen camilan sehat berbasis kelapa. Selama 35 tahun, JELI menjadi merek yang sangat disukai keluarga. Produk unggulannya antara lain Nata de Coco, jeli mini, puding, hingga minuman siap saji.
Dalam dokumen penawarannya, JELI optimistis dengan masa depan bisnisnya. Perseroan menilai industri makanan dan minuman (Food & Beverages/F&B), khususnya pada segmen makanan penutup (dessert), memiliki fundamental yang kuat serta prospek pertumbuhan yang berkelanjutan di Indonesia.
Kekuatan JELI didukung oleh 251 titik distribusi di seluruh Indonesia. Perusahaan juga sudah berhasil menembus pasar dunia. Produk mereka sudah dijual ke lebih dari 30 negara, seperti Jepang, India, Amerika Serikat, hingga China.
Dari sisi keuangan, JELI mencatat kinerja yang baik. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp39,02 miliar. Angka ini melonjak tajam 235,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp11,63 miliar.
Berdasarkan dokumen prospektus perseroan, pertumbuhan laba yang luar biasa ini terjadi di tengah penurunan tipis pendapatan. Penjualan INACO pada 2025 mencapai Rp753,05 miliar. Nilai tersebut turun 4,49% dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp788,42 miliar.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...