Siap IPO, Calon Emiten JELI Pamer Kenaikan Laba Bersih 235,5% Sepanjang 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Niramas Utama Tbk atau INACO bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang bergerak di industri makanan penutup ini berencana melepas maksimal 350 juta s...
Kekuatan neraca INACO juga terlihat semakin kokoh. Total aset perusahaan per Desember 2025 mencapai Rp552,11 miliar. Angka ini tumbuh 5,65% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp522,59 miliar. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan aset lancar, terutama piutang usaha.
Sementara itu, total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp406,59 miliar, atau hanya naik tipis 0,62% dari Rp404,07 miliar. Ekuitas perusahaan pun melonjak 22,78% menjadi Rp145,52 miliar dari posisi Rp118,51 miliar pada akhir 2024.
Kinerja keuangan yang sehat ini juga tercermin dalam berbagai rasio penting. INACO mencatatkan Return on Equity (ROE) sebesar 26,82% dan Return on Asset (ROA) sebesar 7,07%. Selain itu, Current Ratio perusahaan berada di level 1,14 kali dengan Interest Coverage Ratio (ICR) yang kuat di angka 4,30 kali.
Direktur Utama PT Niramas Utama Tbk, Ham Pak Japyusuf Hamdani, menyatakan perusahaan terus fokus pada inovasi produk. Ham menekankan pentingnya efisiensi untuk menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan di masa depan.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...