Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
Chief Investment Officer Verdence Capital Advisors, Megan Horneman, menilai investor mulai lebih selektif terhadap belanja besar perusahaan teknologi untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).
"Satu hal yang saya tangkap dari laporan keuangan perusahaan teknologi adalah investor tidak lagi memiliki selera untuk terus mengeluarkan dana tanpa kejelasan mengenai bagaimana belanja modal itu akan menghasilkan pertumbuhan laba. Setelah laporan Big Tech selesai, apa lagi katalis yang akan mendorong pasar naik? Kami melihat masih akan ada lebih banyak risiko pada Agustus dan paruh kedua tahun ini," kata Horneman kepada CNBC dalam program Fast Money.
Pekan ini investor juga akan mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan besar, seperti McDonald's, Kraft Heinz, Costco Wholesale, Walt Disney, Palantir Technologies, serta produsen semikonduktor Advanced Micro Devices (AMD).
Selain laporan keuangan emiten, perhatian pasar tertuju pada rangkaian data pasar tenaga kerja AS yang berpuncak pada rilis laporan ketenagakerjaan bulanan pada Jumat (8/8).
Berdasarkan konsensus FactSet, ekonomi AS diperkirakan menambah 87.500 lapangan kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) sepanjang Juli. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 57.000 pekerjaan pada bulan sebelumnya.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...