Tiga Saham Ini 'Ngebut' Tanpa Rem, BEI Langsung Tekan Tombol Suspensi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), PT Pakuan Tbk (UANG), dan PT Futura Energi Global Tbk (FUTR). T...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), PT Pakuan Tbk (UANG), dan PT Futura Energi Global Tbk (FUTR). Tindakan ini diambil menyusul lonjakan harga yang dinilai terlalu signifikan.
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A, menyampaikan penghentian sementara ini dilakukan untuk melindungi investor. “Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,” jelasnya dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Selasa (19/8/2025).
Saham UDNG UANG dan dan dihentikan perdagangannya di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I pada 19 Agustus 2025. Suspensi ini akan berlangsung hingga ada pengumuman lebih lanjut dari BEI.
Menurut Pande, suspensi ini dilakukan untuk memberi waktu cukup bagi pelaku pasar agar bisa mempertimbangkan informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi di ketiga saham tersebut.
BEI menegaskan penghentian sementara ini penting agar investor tidak terbawa euforia kenaikan harga yang berlebihan. “Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tambah Pande Made.
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten