Tugas Pertama Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Temui MSCI Senin Sore! Optimistis Masalah Beres Bulan Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, langsung tancap gas menjalankan tugas barunya. Ia dijadwalkan menemui tim Morgan Stanley...
Jeffrey menargetkan seluruh urusan dengan lembaga indeks global tersebut bisa tuntas dalam waktu singkat. Ia optimistis seluruh proses koordinasi dapat rampung pada bulan ini.
"Harus bisa," tegas Jeffrey saat ditanya mengenai target penyelesaian di Februari 2026.
Penunjukan Jeffrey sebagai Pjs Dirut BEI sebelumnya diungkapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Langkah ini diambil menyusul pengunduran diri pimpinan bursa sebelumnya, Iman Rachman, pada Jumat (31/1/2026).
Pertemuan dengan MSCI menjadi prioritas utama karena berkaitan dengan status indeks Indonesia. Sebelumnya, MSCI menyoroti isu transparansi dan mekanisme free float atau saham yang beredar di publik.
MSCI juga meminta perbaikan pada aspek likuiditas dan kemudahan akses bagi investasi asing. Lembaga tersebut memberikan batas waktu perbaikan hingga Mei 2026.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...