Tuntaskan Periode Buyback, MBMA Habiskan Rp237,6 Miliar untuk Borong 492,6 Juta Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengakhiri periode pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan pada 16 Juni...
Teddy menjelaskan pelaksanaan buyback ini tidak memberikan dampak buruk bagi operasional maupun keuangan perusahaan.
“Tidak terdapat dampak material atas informasi material berupa berakhirnya Periode Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan Perseroan,” jelas Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Selain tidak mengganggu operasional, aksi korporasi ini juga dipastikan tidak berdampak pada masalah hukum. Kondisi keuangan dan kelangsungan usaha MBMA tetap terjaga dengan baik setelah berakhirnya periode ini.
Sebagai informasi, MBMA merupakan perusahaan induk dari grup usaha yang bergerak di bidang pertambangan nikel dan mineral lainnya. Bisnis perusahaan mencakup pengolahan serta kegiatan terkait lainnya yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir.
- 1
- 2
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten