Raih Dana IPO Rp96,19 Miliar, Besok Saham HAJJ Dicatatkan di BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/4). Perseroan mencatatkan sebanyak 687,100 juta saham Pe...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/4). Perseroan mencatatkan sebanyak 687,100 juta saham Penawaran Umum Perdana (PUP).
Saham Perseroan bernominal Rp30 per unit ini mewakili 29,99% dari modal ditempatkan dan disetor setelah PUP saham. Dari PUP ini, Perseroan di bidang jasa penyedia akomodasi perjalanan wisata ini memperoleh tambahan modal Rp96,19 miliar. Itu berarti harga PUP saham HAJJ sebesar Rp140 per unit.
Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 549,680 juta waran seri I. Setiap pemegang lima saham baru berhak memperoleh empat waran seri I. Setiap pemegang satu waran seri I berhak membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp175 per unit.
Menurut Direksi HAJJ, sebesar 60% dana PUP saham untuk reservasi tiket pesawat. Sisanya 40% untuk reservasi slot kamar hotel. Sementara dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja HAJJ.
Sebagai informasi, pendapatan bersih HAJJ per 30 September 2022 mencapai Rp189,73 miliar, meningkat 74.892,09%, dari Rp252,86 juta per 30 September 2021. Dari pendapatan tersebut, HAJJ berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp5,84 miliar per 30 September 2022. Jika dibandingkan periode sama 2021, HAJJ merugi Rp1,20 miliar.
Sementara ekutias bersih HAJJ meningkat 12,33%, dari Rp46,39 miliar per 31 Desember 2021 menjadi Rp52,11 miliar per 30 September 2022. Total liabilitas melambung 451,59%, dari Rp8,18 miliar menjadi Rp45,12 miliar, sementara total aset HAJJ meningkat sebesar 78,16% menjadi Rp97,24 miliar per 30 September 2022, dari Rp54,57 miliar per 31 Desember 2021.
Baca Juga
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...