Ramal IHSG Melemah, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ 9 Saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak melemah pada perdagangan Senin (4/11/2024). Laju IHSG diprediksi bakal bertengger di...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak melemah pada perdagangan Senin (4/11/2024). Laju IHSG diprediksi bakal bertengger di antara 7.400 hingga 7.600. Hal itu disampaikan oleh Dimas Wahyu, analis pasar modal PT Bahana Sekuritas, dalam risetnya yang dipublikasikan hari ini.
“Secara Teknikal, IHSG Senin 4 November 2024 diperkirakan akan bergerak melemah,” ujar Dimas.
Dimas mengemukakan, beberapa sektor yang menarik untuk diperhatikan minggu ini meliputi IDXCYC, IDXINDUS, IDXINFRA, IDXFIN, IDXHEALTH, IDXTRANS, IDXTECH.
Pada penutupan perdagangan Jumat (1/11/2024), IHSG berakhir turun 68,762 poin atau 0,91%, menjadi 7.505,257. Pada hari sebelumnya, Kamis (31/10/2024), IHSG masih berada di level 7.574,019.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh aksi jual asing yang mencapai Rp114 miliar. Selain itu, sejumlah saham pemberat indeks ikut melemah, di antaranya BBRI yang turun 2,08%, TPIA turun 2,29%, AMMN melemah 1,63%, CPIN jatuh hingga 6,86%, dan TLKM yang turun 1,42%. Total ada 423 emiten yang mencatatkan penurunan harga saham dari 787 emiten yang diperdagangkan pada hari itu. IHSG sempat menyentuh posisi tertinggi harian di level 7.583,688 sebelum kembali melemah ke titik terendah di 7.485,457.
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%