Realisasi APBN Oktober 2024: Pendapatan Tembus Rp2.247 Triliun, Defisit Rp309,2 Triliun!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Oktober 2024 menunjukkan hasil positif, meskipun masih mengalami defisit. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Info...
Sektor kesehatan dan ketahanan pangan juga mendapat porsi signifikan dalam belanja negara. Hingga Oktober, belanja kesehatan tercatat mencapai Rp147,1 triliun atau 78,4%, sedangkan ketahanan pangan mencapai Rp91,1 triliun atau 79,7%. Selain itu, dana untuk pendidikan dan infrastruktur juga tetap diprioritaskan dengan alokasi masing-masing sebesar Rp463,1 triliun (69,6%) dan Rp282,9 triliun (66,8%).
Transfer ke Daerah (TKD) tercatat sebesar Rp722,2 triliun atau 84,2% dari pagu, tumbuh 8% dibanding tahun lalu. Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Desa, dan Dana Alokasi Khusus menunjukkan peningkatan penyaluran, mendukung pemerataan pembangunan di daerah.
Pembiayaan investasi pemerintah tercatat Rp69,66 triliun, yang dialokasikan untuk sektor prioritas, termasuk FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan perusahaan BUMN strategis seperti PT BPUI, PT Hutama Karya, dan PT WIKA.
Secara keseluruhan, APBN Oktober 2024 mengalami defisit sebesar Rp309,2 triliun atau 1,37% dari PDB, dengan keseimbangan primer positif Rp97,1 triliun. Pembiayaan anggaran mencapai Rp383,0 triliun atau 73,3% dari target. Defisit dikelola dengan efisien untuk menjaga stabilitas likuiditas dan mempertimbangkan kondisi pasar keuangan.
APBN terus dimaksimalkan sebagai penopang ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi kuartal III tercatat 4,95%, didukung konsumsi rumah tangga.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro