Rugi Bersih HOPE Menyusut 21,82% pada 2025, Pendapatan Melonjak 107%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) mencatat rugi bersih sebesar Rp17,91 miliar pada tahun buku 2025. Angka ini menyusut 21,82% dibanding rugi bersih Rp22,90 miliar pada 2024....
Hal ini menyebabkan Perseroan masih mencatatkan rugi bruto Rp4,70 miliar. Namun, nilai rugi bruto ini menyusut dibandingkan rugi bruto 2024 sebesar Rp9,00 miliar.
Dari sisi operasional, beban usaha Perseroan tercatat Rp11,31 miliar pada 2025, meningkat dibanding Rp7,91 miliar pada 2024. Peningkatan ini didominasi gaji, bonus, dan tunjangan sebesar Rp6,25 miliar. Selain itu, beban keuangan juga naik menjadi Rp6,56 miliar dari Rp5,95 miliar.
Di sisi lain, Perseroan memperoleh tambahan kontribusi dari pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp3,79 miliar. Pos ini berbalik positif dibanding tahun sebelumnya yang mencatat beban lain-lain bersih Rp4,52 miliar. Perbaikan tersebut turut membantu menekan kerugian Perseroan.
Sebelum pajak, Perseroan mencatat rugi Rp18,78 miliar pada 2025, membaik dibanding rugi Rp27,38 miliar pada 2024. Setelah memperhitungkan manfaat pajak sebesar Rp877,89 juta, rugi bersih tahun berjalan tercatat Rp17,91 miliar.
Dari sisi neraca keuangan, total aset HOPE meroket 145,28% menjadi Rp407,78 miliar per 31 Desember 2025. Posisi ini jauh melampaui total aset akhir tahun 2024 sebesar Rp166,25 miliar. Kenaikan aset didorong nilai aset tetap yang melonjak menjadi Rp188,46 miliar dari sebelumnya Rp62,01 miliar.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...