Rugi HERO Menyusut Drastis, Bisnis Guardian Melesat, IKEA Masih Tertahan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mencatat perbaikan kinerja keuangan sepanjang 2024. Pendapatan bersih tumbuh 4% menjadi Rp4,54 triliun dari Rp4,39 triliun pada 2023. Laba...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mencatat perbaikan kinerja keuangan sepanjang 2024. Pendapatan bersih tumbuh 4% menjadi Rp4,54 triliun dari Rp4,39 triliun pada 2023. Laba kotor naik 6% menjadi Rp1,91 triliun dari Rp1,81 triliun. Kerugian dari operasi yang dilanjutkan berkurang signifikan. Dari Rp431 miliar pada 2023, kini menjadi Rp146 miliar, atau membaik 66%.
Sementara itu, kerugian perusahaan menyusut drastis hingga 96%, dari Rp132 miliar pada 2023 menjadi hanya Rp6 miliar pada 2024. Rugi per saham dari operasi yang dilanjutkan menyusut menjadi Rp35 dari sebelumnya Rp103. Adapun laba per saham yang dibukukan naik menjadi Rp1 dari sebelumnya minus Rp32.
Presiden Direktur DFI Retail Nusantara, Hadrianus Wahyu Trikusumo, mengungkapkan pertumbuhan bisnis Guardian menjadi pendorong utama perbaikan kinerja. "Guardian mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba dua digit, didorong oleh peningkatan volume penjualan serta meningkatnya jumlah pengunjung di mal premium dan destinasi wisata," ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Di sisi lain, bisnis IKEA masih menghadapi tantangan akibat lemahnya permintaan furnitur rumah tangga. Namun, berbagai langkah efisiensi yang diterapkan berhasil mengurangi kerugian. IKEA terus berupaya meningkatkan penjualan dengan mengoptimalkan tata letak toko, memperbaiki pengalaman belanja, serta memperkuat ketersediaan produk melalui sumber lokal.
Selain peningkatan kinerja bisnis, perusahaan juga mendapat keuntungan dari divestasi Hero Supermarket serta penjualan empat properti non-inti sepanjang tahun. Langkah ini semakin memperkuat kondisi keuangan dan mendukung transformasi perusahaan.
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- Laba MOLI Melonjak 192% Jadi Rp75,33 Miliar d Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kinerja Kuat, Laba RMKE Melesat 86,2% Jadi Rp163,05 Miliar di Semester I 2026
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran