Setelah Rebound 18%, Ke Mana Arah IHSG Selanjutnya? Ini Analisis Astronacci
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Gejolak pasar saham yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir ternyata membuka peluang besar bagi investor yang mampu membaca siklus pasar dengan tepat. Hal itu terlihat dar...
Selama IHSG mampu mempertahankan area support penting dan tidak kembali menembus area low sebelumnya di kisaran 5.241โ5.390, koreksi yang terjadi berpeluang hanya membentuk higher low sebelum melanjutkan tren kenaikan berikutnya.
Pada perdagangan 17 Juni 2026, IHSG sempat menguat lebih dari 1% pada sesi pagi sebelum akhirnya berbalik melemah. Menurut Gema, kondisi tersebut masih sesuai dengan proyeksi Time Trading yang telah dipublikasikan sebelumnya.
โTurunnya IHSG setelah sempat menguat bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Setelah kenaikan yang menembus 18% dari area bottom 9 Juni, market memang memasuki area time resistance yang sebelumnya telah kami identifikasi pada tanggal 15 Juni dan 17 Juni. Dalam kondisi seperti ini, profit taking dan koreksi sehat merupakan hal yang wajar terjadi,โ ujarnya.
Ia menilai investor tidak perlu terlalu fokus pada fluktuasi harian. Perhatian utama seharusnya tertuju pada kemampuan IHSG mempertahankan struktur higher low yang telah terbentuk sejak reversal 9 Juni.
โSelama area support penting masih mampu dipertahankan dan tidak terjadi breakdown ke bawah area low sebelumnya, kami melihat koreksi yang terjadi saat ini masih merupakan bagian normal dari proses pembentukan tren naik yang lebih besar. Karena itu, investor dan trader tidak perlu panik,โ kata Gema.
Astronacci juga mengingatkan pentingnya manajemen risiko setelah pasar mencapai area resistance yang telah dipetakan sebelumnya.
Menurut Gema, pengambilan keuntungan secara bertahap atau take profit sebagian dapat menjadi strategi yang lebih bijak dibanding mempertahankan seluruh posisi tanpa pengelolaan risiko yang memadai.
Selain itu, investor dan trader disarankan menunggu konfirmasi pergerakan harga setelah melewati tanggal-tanggal siklus penting. Konfirmasi tersebut dapat dilihat dari kemampuan harga mempertahankan level support dan struktur higher low yang telah terbentuk.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)