Siap-siap! Defisit APBN 2025 Rp616 Triliun Ditambal Utang
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengelola kebijakan fiskal secara pruden dan berkesinambungan guna mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Hal ini dilakuk...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengelola kebijakan fiskal secara pruden dan berkesinambungan guna mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan melalui pengelolaan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang terkendali dan strategi pembiayaan yang berhati-hati.
Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), mengemukakan, defisit APBN 2025 sebesar 2,53% dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau secara nominal sebesar Rp616 triliun.
“Pembiayaan defisit APBN 2025 akan dipenuhi melalui pembiayaan utang yang secara neto sebesar Rp775,8 triliun dan pembiayaan nonutang yang secara neto sebesar minus Rp159,7 triliun,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (27/12/2024).
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro