Suntik Modal, Esta Indonesia Kuasai 99,99% Saham Tunas Esta Indonesia!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Esta Indonesia Tbk (NEST) meningkatkan modal disetor PT Tunas Esta Indonesia (TEI) sebesar Rp30 miliar, menjadi Rp39,5 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp9,5 miliar, pada...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Esta Indonesia Tbk (NEST) meningkatkan modal disetor PT Tunas Esta Indonesia (TEI) sebesar Rp30 miliar, menjadi Rp39,5 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp9,5 miliar, pada 24 Oktober 2024.
Menurut Aulia Desy Deria, Sekretaris Perusahaan NEST, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/10/2024), penambahan modal itu dilakukan NEST dengan mengambil bagian atas seluruh saham baru yang diterbitkan oleh TEI sebanyak 30 juta lembar senilai Rp30 miliar.
Komposisi pemegang saham PT Tunas Esta Indonesia (TEI) setelah penambahan modal yakni NEST sebanyak 34.499 saham atau setara Rp34,499 miliar (99,99%) dan Hoo Anton Siswanto 1 saham dengan nilai nominal Rp1 juta (0,01%).
“Akta peningkatan modal ditempatkan dan disetor TEI tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0068453.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 25 Oktober 2024,” kata Aulia.
Aulia menegaskan, sampai dengan saat ini, aksi korporasi tersebut belum berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026