Suspensi Dicabut, Saham Emiten Ini Kembali Melantai di BEI Mulai Sesi I
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS). Langkah ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Senin (5/1/2026). Sa...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS). Langkah ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Senin (5/1/2026). Saham emiten berkode NSSS tersebut kini dapat kembali ditransaksikan oleh para pemodal.
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. menyampaikan pengumuman pembukaan tersebut. Perdagangan NSSS dibuka kembali di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Keputusan ini merujuk pada evaluasi otoritas terhadap pergerakan harga saham emiten bersangkutan.
BEI sebelumnya membekukan sementara perdagangan saham NSSS sejak sesi I tanggal 2 Januari 2026. Suspensi terjadi karena adanya peningkatan harga kumulatif sangat signifikan pada pergerakan saham emiten sawit itu. Otoritas bursa mengambil tindakan ini demi menjaga stabilitas pasar modal tanah air.
Kebijakan suspensi tersebut menjadi bentuk perlindungan nyata bagi para investor. Penghentian sementara ini juga berfungsi sebagai sarana cooling down. Bursa ingin memastikan para pelaku pasar memiliki waktu cukup dalam mempertimbangkan keputusan investasinya secara matang.
Dasar pengambilan langkah tersebut adalah data pergerakan harga yang terpantau di luar kewajaran. BEI menjelaskan penghentian perdagangan sebelumnya dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah