Tambah Investasi, Pengendali Borong 39,427 Juta Saham Erajaya Swasembada
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Eralink International (EI), pemegang saham pengendali PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memborong 39.427.600 (0,25%) saham perusahaan distributor peralatan telekomunikasi te...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Eralink International (EI), pemegang saham pengendali PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memborong 39.427.600 (0,25%) saham perusahaan distributor peralatan telekomunikasi tersebut. Pembelian saham ERAA pada 18 dan 19 Maret 2025 melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan Eralink International (EI) atas ERAA meningkat menjadi 55,17% dari sebelumnya sebesar 54,93% saham.
Richard Halim Kusuma, Direktur Eralink International dalam keterangan tertulis ke BEI, Kamis (20/3/2025) menjelaskan, harga per lembar saham ERAA di kisaran Rp354-Rp376 sehingga Eralink harus merogoh kocek sebesar Rp14,8 miliar
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90