Tambang Emas Pani Milik Merdeka Gold Resources Mulai Produksi di Kuartal I 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) segera merealisasikan produksi emas perdana dari Tambang Emas Pani (PGM). Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini telah memulai...
โProyek ini tidak hanya menjadi pendorong nilai jangka panjang bagi para investor, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan UMKM lokal,โ ujarnya, dikutip Rabu (28/1/2026).
Seiring pengembangan tahap awal, Perseroan juga memajukan konstruksi fasilitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL). Kapasitas terpasang fasilitas ini mencapai 12 juta ton bijih per tahun. Jadwal operasionalnya dipercepat dari semula tahun 2027 menjadi tahun 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi emas PGM dalam jangka menengah hingga panjang. Dari sisi sumber daya, Tambang Emas Pani memiliki Cadangan Bijih Emas sekitar 4,8 juta ounces emas.
Adapun Perkiraan Sumber Daya Mineral tambang ini mencapai lebih dari 7 juta ounces emas. Skala besar tersebut menempatkan Pani Gold Mine sebagai salah satu tambang dengan deposit emas primer terbesar di Indonesia.
Kondisi ini memperkuat fundamental pertumbuhan jangka panjang Perseroan. Dengan optimalisasi operasi heap leach dan pengembangan fasilitas CIL, Tambang Emas Pani memiliki potensi besar.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...