Tembus Amerika hingga Eropa, Penjualan Luar Negeri Kerek Laba SMSM Jadi Rp1,12 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencetak kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Emiten produsen komponen otomotif ini meraup laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pe...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencetak kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Emiten produsen komponen otomotif ini meraup laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,12 triliun. Perolehan ini tumbuh 9,81% dibandingkan Rp1,02 triliun pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang berakhir 31 Desember 2025, dikutip Minggu (15/3/2026), laba per saham dasar ikut terkerek naik. Nilainya mencapai Rp195 per saham dari sebelumnya Rp178 per saham pada 2024.
Pertumbuhan laba ini sejalan dengan kenaikan penjualan neto Perseroan. SMSM membukukan total penjualan sebesar Rp5,34 triliun pada 2025. Angka ini naik 3,37% dibanding Rp5,16 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pasar ekspor menjadi kontributor utama pendapatan SMSM. Penjualan luar negeri mencapai Rp3,45 triliun atau setara 64,6% dari total pendapatan. Wilayah Asia menyumbang Rp1,53 triliun, disusul Amerika Rp906,17 miliar, dan Eropa Rp519,37 miliar. Sementara itu, penjualan di pasar domestik tercatat sebesar Rp1,89 triliun.
Seiring kenaikan penjualan, beban pokok penjualan juga naik tipis 3,37% menjadi Rp3,36 triliun. SMSM tetap mampu menjaga efisiensi operasional. Beban umum dan administrasi berhasil ditekan turun menjadi Rp237,23 miliar dari sebelumnya Rp251,88 miliar.
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran