Tetapkan Harga IPO Rp140-145 per Saham, Arsy Buana Travelindo Bidik Dana Rp99,63 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) siap melepas 687.100.000 saham kepada publik melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana (PUP) atau Initial Public Offering (IPO) pada 27 – 3...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) siap melepas 687.100.000 saham kepada publik melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana (PUP) atau Initial Public Offering (IPO) pada 27 – 31 Maret 2023. Jumlah saham IPO tersebut mencapai 29,998% dari modal ditempatkan dan disetor HAJJ setelah IPO saham.
Menurut Saipul Bahri, Direktur Utama HAJJ, tujuan IPO ini adalah untuk memperkuat dan memperluas jangkauan Perseroan. Itu dilakukan melalui peningkatan investasi pada penyediaan akomodasi yang lebih variatif dengan harga kompetitif.
“Dengan adanya pilihan-pilihan akomodasi seperti tiket dan kamar hotel yang kompetitif, kami berharap dapat memperbesar peluang masyarakat muslim Indonesia melaksanakan ibadah umrah,” terang Saipul, dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (1/3/2023).
Saipul menjelaskan, prospek bisnis perusahaan yang bergerak pada bidang jasa penyedia akomodasi untuk perjalanan wisata religius bagi jemaah ibadah umrah yang dikelola oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) itu sangat bagus. “Potensi perjalanan ibadah umrah dan haji di Indonesia sendiri sangat besar lantaran jumlah umat muslim mencapai lebih dari 200 juta. Hal ini tentu menjadikan prospek usaha PT Arsy Buana Travelindo Tbk sangat menjanjikan dan cerah ke depannya,” jelasnya.
Saipul mengemukakan, penawaran awal saham HAJJ dimulai pada 24 Februari 2023 hingga 09 Maret 2023. Harga perdana HAJJ ditawarkan antara Rp140-145 per saham. Dari Iaksi korporasi ini, yang didirikan pada tahun 2016 itu akan memperoleh tambahan modal maksimal Rp99,63 miliar.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...