The Fed Beri Sinyal Hawkish, Harga Emas Dunia Merosot
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Kamis (18/6/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (19/6/2026) WIB. Penurunan ini dipicu oleh sinyal kebijakan hawkish dari bank sentr...
Bacakan Artikel
Langkah ini meredakan kekhawatiran terhadap inflasi. Perjanjian damai tersebut juga membuat harga minyak mentah dunia ikut merosot. Harga minyak Brent dan WTI menyentuh level terendah sejak awal Maret lalu.
Meski tensi mereda, Grant menilai dolar masih menjadi faktor utama pemberat emas. Trump juga memperingatkan akan menyerang kembali jika pejabat Iran melanggar komitmen mereka.
Penurunan harga juga terjadi pada logam mulia lainnya. Harga perak spot turun 0,22%. Sementara itu, harga platinum spot naik tipis 0,05%.
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten