Turki Stop Ngebor di Irak, Harga Minyak Dunia Lanjutkan Penguatan!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali menanjak pada penutupan perdagangan Selasa (28/3/2023) waktu setempat. Melesatnya harga komoditas tersebut terkait penghentian ekspor minyak...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali menanjak pada penutupan perdagangan Selasa (28/3/2023) waktu setempat. Melesatnya harga komoditas tersebut terkait penghentian ekspor minyak dari wilayah Kurdistan Irak. Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2023 ditutup menguat 39 sen, atau sekitar 0,5%, menjadi US$73,20 per barel di New York Mercantile Exchange. Adapun harga harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei 2023, ditutup melesat 53 sen, atau sekitar 0,7%, menjadi US$78,65 per barel di London ICE Futures Exchange. Turki berhenti memompa minyak mentah melalui pipa dari wilayah Kurdistan Irak setelah keluarnya keputusan dari arbitrase. Dari putusan tersebut terungkap bahwa Turki wajibi meminta persetujuan dari Irak sebelum melakukan pemompaan minyak. Akibat terhentinya ekspor dari Kurdistan Irak, jumlah pasokan minyak global berkurang sebnayak 450.000 barel per hari (bph).
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya