Turun 0,21%, IHSG Berakhir di 7.180,335
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 15,380 poin atau turun 0,21% menjadi 7.180,335 pada Rabu (20/11/2024) dari penutupan Selasa (19/...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 15,380 poin atau turun 0,21% menjadi 7.180,335 pada Rabu (20/11/2024) dari penutupan Selasa (19/11/2024) di posisi 7.195,715.
Penurunan IHSG mendekati di level 7.100 dipicu oleh turunnya harga sejumlah saham. Hari ini harga saham 310 emiten ditutup turun dari 789 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Rabu (20/11/2024). IHSG hari ini sempat naik ke posisi tertinggi harian di 7.229,706 dan terendah di level 7.171,265.
Terpantau beberapa emiten berkapitalisasi besar pemberat IHSG, yaitu BBRI turun 0,69% jadi Rp4.330 per saham. BMRI turun 0,40% jadi Rp6.225, TLKM turun 3,60% jadi Rp2.680, dan BREN turun 1,46% ke harga Rp6.750 per saham.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...