Wall Street Bervariasi, Tapi Nasdaq Tembus Rekor 20.000! Saham Teknologi Makin Ngebut Jelang Akhir Tahun
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Rabu (11/12/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (12/12/2024) WIB. Nasdaq mencuri perhatian dengan rekor barunya....
Bacakan Artikel
Sentimen positif lainnya datang dari data inflasi yang sesuai ekspektasi. Indeks harga konsumen (CPI) November naik 0,3% dibandingkan Oktober, atau 2,7% secara tahunan. Inflasi inti, yang tidak memasukkan harga makanan dan energi, juga naik 3,3% secara tahunan.
Peluang Federal Reserve menurunkan suku bunga semakin besar. Alat pemantauan CME FedWatch mencatat probabilitas lebih dari 94% bahwa pemangkasan suku bunga akan dilakukan pada pertemuan mendatang. Ini menjadi kabar baik bagi pasar yang sebelumnya tertekan kebijakan moneter ketat.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...