Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjang Masa
Di sisi lain, saham Palantir mencatatkan hari terbaiknya dalam dua tahun terakhir. CEO Palantir Technologies, Alex Karp menggambarkan hasil kerja perusahaannya pada kuartal kedua sangat memuaskan. Ia menyebut permintaan kedaulatan AI menjadi pendorong utama.
โLuar biasa,โ kata Karp saat menjelaskan hasil tersebut.
Hingga saat ini, musim laporan laba perusahaan di Amerika Serikat memang tergolong luar biasa. Data FactSet menunjukkan lebih dari 84% perusahaan dalam indeks S&P 500 berhasil melampaui ekspektasi pasar.
Thierry Wizman, Global FX & Rates Strategist di Macquarie Group, ikut mengomentari ketangguhan pasar saat ini. Ia menilai pasar tetap optimis meski situasi dunia sedang tidak menentu.
โDari melihat pasar saham melonjak lebih tinggi selama tiga sesi terakhir, Anda tidak akan menyangka ada yang salah dengan dunia,โ ujar Wizman.
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%