Wall Street Ditutup Bervariasi! Nasdaq Meroket 1%, Meski Rusia-Ukraina Memanas!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Selasa (19/11/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (20/11/2024) WIB. Mengutip CNBC International, indeks Dow Jone...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Selasa (19/11/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (20/11/2024) WIB.
Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York melemah 120,66 poin atau 0,28%, menjadi 43.268,94. Indeks S&P 500 (SPX) naik 23,36 poin atau 0,4% ke 5.916,98. Indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi menjadi bintang utama dengan kenaikan 195,66 poin atau 1,04%, mengakhiri sesi di level 18.987,47.
Saham Nvidia melesat hampir 5% jelang rilis laporan keuangan. Walmart juga naik 3% setelah melaporkan laba di atas ekspektasi. Tesla tak mau ketinggalan, menguat 2% dan melanjutkan reli bulanannya hingga 38%.
Saham raksasa teknologi lainnya seperti Alphabet dan Amazon turut naik lebih dari 1%. Sentimen positif ini semakin memperkuat sektor teknologi di tengah pasar yang bergejolak.
Keith Lerner, analis dari Truist, menilai pasar tetap stabil meski ada tekanan geopolitik. "Risiko memang ada, tapi pasar lebih fokus pada tren kenaikan. Tidak terlihat adanya kepanikan besar," ujarnya.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...